KOD SHOUTBOX KAMU!!!
KOD SHOUTBOX KAMU!!!

Sabtu, 27 September 2014

pesan cinta untuknya




Satnight
Seuntai pesan untuk dia



Satnight, begitu yang diucapkan para remaja muda yang mungkin bagi sebagian orang telah lama menunggunya. Namun berbeda dengan satnight malam ini, hingga pukul 01.25 dini hari mata ini masih terjaga bersama banyak hal yang masih mengantri untuk dipikirkan dan meminta segera diungkapkan. Tak terasa air mata ini menetes membasahi bantal dan boneka tedy bear ping yang sedari tadi ku peluk. Setelah lama mengguling kesana kemari, memutar berkali-kali semua daftar lagu yang ada dihandphone akhirnya hati ini memutuskan untuk mengambil notebook dan menuliskannya dalam kata demi kata.
Semua hal masih tentang dia, tentang cinta yang setia dalam balutan hubungan yang harmonis. Dia yang pandai buat aku tertawa, dia yang tak absen menjaga aku dalam setiap hari yang terus berganti, dia yang memperlakukanku bak ratu, dan selalu berusaha menjaga hubungan ini dengan caranya yang orang lain tak punya. Namun itu dulu, saat dia masih merasa takut kehilangan aku dan masih merasa aku perlu untuk dijaga. Masih terhitung hari umur hubungan ini namun hatiku mulai merasa sepertinya banyak yang berubah dari sosok seorang dia.


Aku bukan manusia yang tak punya hati, bahkan batu yang keraspun akan berlubang oleh tetes demi tetes air yang jatuh dengan setia. Dia selalu berusaha mengambil hatiku sejak awal dia mengenalku. Sepertinya telah banyak luka yang aku ciptakan untuknya secara tidak sengaja. Dan karena itulah hati ini semakin tak ragu untuk memilihnya menjagaku dalam suasana hati seperti apapun. Dengannya aku berhasil menghalau bahkan membuang jauh-jauh semua kata orang tentang dirinya. Aku seperti tersihir oleh setiap kata-katanya serta tindak tanduknya hingga aku merasakan inilah yang terbaik untukku.
Biasanya aku dan dia bertemu seminggu 2 kali frynigt dan satnight. Dan aku sudah sangat menantikan malam itu disetiap minggunya. Namu itu saat aku masih aktif kuliah dan mengikuti banyak kelas. Kini aku telah berada di semester atas dan kesibukan kuliah sudah mulai pergi dari hari-hariku hingga kapanpun akan jadi sat night bagi kami. Tiga hari sudah aku dan dia tidak bertemu dan hatiku masih baik-baik saja. Rindu tentu, namun ada banyak alasan yang seolah menahanku untuk tidak menemuinya. Aku tidak dapat memastikan kebenarannya namun rasa bosan ini seolah menahanku untuk mengungkapkan rasa rindu yang sangat menggangguku hingga malam ini. Lama aku berfikir dalam suasana hening akhirnya aku menarik hipotesis bahwa aku mulai merindukan semua sikapnya yang dulu, sikapnya yang manis dan masih selalu ada dalam ingatanku.
Aku tak tahu dia anggap aku ini siapanya, namun dengan hubungan yang telah terjalin sekitar dua setengah tahun aku rasa wajar jika aku merasa bosan dan jenuh. Apalagi dia tak pernah lagi menunjukkan sikap yang spesial didepanku. Aku ingin dianggap ratunya bukan selir atau bahkan dayangnya dalam istana cintanya. Aku ingin diagungkan dengan caranya dan dilayani dengan penuh cinta, bukan dibiarkan apa adanya tanpa melakukan apa-apa. Cinta itu anugrah tuhan dan semua orang memilikinya, namun demikian tidak semua orang dapat menunjukkannya dengan cara yang sempurna. Begitupun dia yang aku yakin sangat dan sangat menyayangiku, namun begitu aku ingin dia mengungkapkannya dengan cara yang aku suka dan berbeda dari lainnya.
Lagi-lagi hati ini memberontak keras ingin meninggalkannya sejenak untuk setidaknya ia berfikir dan memikirkan tentang aku atau bahkan tentang kita. Tapi pada kenyataannya aku selalu gagal dan gagal lagi, akibatnya tidak ada yang berubah dan dia semakin seenaknya membuat hal-hal yang tidak aku suka dan membuatku benci. Mungkin  aku harus mengatakan padanya hal yang aku rasakan ini, walau mungkin jauh dari kata pantas dan  akan menyinggungnya.
Semua hanya butuh waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar