Bagian 3
Kamulah cinta
Cinta... Begitu ia ingin menghampiri. Dengan tenang ia-pun datang. Diam
mengendap-endap. Kemudian mengendap. Menjelma menjadi dia. Menyatu dengan
sifat, begitu melekat, erat. Laksana lelehan aspal memenuhi Setiap jalan.
Setiap jengkal dan Setiap kehidupan. Sedang takdir insan adalah berani mengatur
langkah untuk melaluinya agar tidak terjebak dan mati sia karena cinta.