Satnight
Seuntai
pesan untuk dia
Satnight,
begitu yang diucapkan para remaja muda yang mungkin bagi sebagian orang telah
lama menunggunya. Namun berbeda dengan satnight malam ini, hingga pukul 01.25
dini hari mata ini masih terjaga bersama banyak hal yang masih mengantri untuk
dipikirkan dan meminta segera diungkapkan. Tak terasa air mata ini menetes
membasahi bantal dan boneka tedy bear ping yang sedari tadi ku peluk. Setelah lama
mengguling kesana kemari, memutar berkali-kali semua daftar lagu yang ada
dihandphone akhirnya hati ini memutuskan untuk mengambil notebook dan menuliskannya
dalam kata demi kata.
Semua
hal masih tentang dia, tentang cinta yang setia dalam balutan hubungan yang
harmonis. Dia yang pandai buat aku tertawa, dia yang tak absen menjaga aku
dalam setiap hari yang terus berganti, dia yang memperlakukanku bak ratu, dan
selalu berusaha menjaga hubungan ini dengan caranya yang orang lain tak punya. Namun
itu dulu, saat dia masih merasa takut kehilangan aku dan masih merasa aku perlu
untuk dijaga. Masih terhitung hari umur hubungan ini namun hatiku mulai merasa
sepertinya banyak yang berubah dari sosok seorang dia.
