KOD SHOUTBOX KAMU!!!
KOD SHOUTBOX KAMU!!!

Senin, 25 November 2013

"Ungkapan Sebuah Kata"

jelek ,25 november 2013

Kini aku tahu apa yang harus ku tulis .
memang terlalu banyak yg ingin ku tulis..
namun aku akan mencoba memulai satu kata demi satu kata ,,,
Biar kau tau aku akan membuat sebuah pengakuan, aku ingin kau akan berfikir lebih untuk lebih menyayangiku.

aku menyayangimu karena aku merasa mmbutuhkanmu, kini aku tidak terlihat lebih darimu namun sejalan walau kadang tak satu pikiran.


Banyak kata ingiin ku katakan padamu dan akan ku coba walau dengan sesekali menarik nafas ,,..
aq hanya yqin km tau apa yang aq rasa ,,,,
aku menghargaimu apapun yang kamu lakukan, 
meski kadang aku menuntut banyak hal, namun itu karena aku menaruh harap yang lebih.
aku hanya ingin yang terbaik untukmu, expecially untuk kita.

Kamis, 07 November 2013

"peri kecil nan rapuh"



Malam pekat berhiaskan kilat bahkan hampir disetiap detik. Namun mataku kembali terjaga menunggu kabar  yang tak kunjung tiba. Segera kurangkai pesan dan ku kirim namun hanya berlalu, kupanggil beberapa kali namun hasilnya nihil.

Lalu Ingatan menerawang pada waktu satu tahun ke belakang, ingin kutenun sejuta puisi  kemudian ku ucap, namun bibir ini semakin terjahit suara luka yang keras . Ingin kuhirup udara kehidupan yang sama, namun terhempas oleh kemauan yang keras menyerupai ego.
Akankah aku harus berteriak ditengah sesaknya nafasku oleh airmata ? aku berkata iya menyambut segala duka dan berharap ikut menjadi peran dalam drama sukamu. Namun tampaknya semua punah, hanya salah yang kian menyerah menggerogoti tiap ulu hati berharap kehadiran saat suara hati ini bergema memanggil.
Aku tanyakan namun tak ku persalahkan, ingin dimengerti walau selalu terulangi. Merasa sepihak dan semena-mena menginjak rasa. Selalu pandai mensetting bahwa akulah tersangka, akulah makhluk tak punya hati yang tega meninggalkan suasana sepi dan penuh duri. Serta mendoakan agar kaktus mati ditengah gersangnya gurun pasir.
Namun aku bukanlah malaikat yang tiba disaat yang tak terduga. Ditengah luka dan harapan yang telah pupus. Aku hanya seorang putri dari keluarga kurcaci yang butuh tempat untuk kembali bukan selalu menjadi peri.