Dear, diary
![]() | |
| Kedipi Estate, 21 juli 2016 |
Masih percayakah kamu dengan
keindahan cinta? Bak indahnya bunga sepatu yang kusaksikan tepat di
halaman belakang. Indah, ceria, berwarna merah muda dengan kelopaknya
yang merekah dengan sempurna. Apakah keindahan itu karna cinta?
Mungkinkah demikian? Dia sedang takjub menghadap cahaya matahari
sedangkan seluruh permukaan mahkotanya dipenuhi embun pagi. Wahai bunga
sepatu apa yang kau nanti sebenarnya? Bolehkah aku menantinya juga?
Kalau
boleh aku tahu apakah cinta seperti apakah yang kau dapatkan? Hingga
bolehkah aku disampingmu dengan segala kekagumanku, bercerita apa yang
aku rasa dan berbagi apa yang aku punya.
Mungkin aku harus
kembali ke cara ini, menyapamu. Mengisi halaman-halamannya dengan
ceritaku. Aku rindu menumpahkan gelisahku padamu seperti dulu. Seperti
dulu saat aku dalam keadaan yang hampir sama. Kau tahu bunga sepatu,
sampai saat ini aku masih sangat percaya keindahan dan kberadaan cinta.
Walau ia kadang tak terlihat layaknya jernihnya embun pagi dan juga tak
tersentuh seperti cahaya matahari. Tapi aku tahu dia ada .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar