KOD SHOUTBOX KAMU!!!
KOD SHOUTBOX KAMU!!!

Kamis, 06 Februari 2014

Rinduku Untuk Cinta 2



( Bagian 2 )
Masa laluku

Aku memang tak sempurna, namun aku tak akan diperbudak oleh cinta. Cinta mungkin membuat aku buta namun keyakinan hati kubuat tongkat untuk tetap dapat berjalan menyusuri jalan setapak yang curam untuk mencapai kebenaran hati dan kembali temukan kesucian cinta.

Masa lalu boleh jadi buruk dan sakit, namun karena masa laluku yang buruk inilah aku menjadi lebih berhati-hati untuk berpijak dan melangkah. karena aku tahu tidak semua orang memiliki cinta yang tulus dan juga menghargai kejujuran.

Masih teringat jelas dimataku saat pertama aku megenalnya. Diwaktu yang tak kuduga dan disaat yang tidak ku sangka-sangka. Harry dan faiz adalah dua diantara banyak tamu undangan yang datang saat acara reorganisasi KMB yang ke 3. Saat pemberangkatan tiba akupun segera menuju tempat lokasi acara dengan faiz, dan tiba-tiba dijalan nyaris saja motor yang kami naiki menabrak kendaraan yang lain. Sontak aku marah pada faiz, aku memukulnya dari belakang karena aku sangat takut. Tapi Faiz bilang itu bukan motornya tapi motornya Harry. Fine .... aku marah dan aku dendam ke Harry sekarang. Tapi ya sudahlah cuek aja.

Besoknya rapat pembahasan perekrutan anggota Barupun dilaksanakan. Untuk strategi kami, kami akan membuka stand pendftaran dikampus agar mahasiswa asal Banjarnegara dapat dengan mudah bertemu dengan kami. Khusni sebagai ketua mulai membacakan jadwal jaga stand pendaftaran tersebut. Dan alhasil aku mendapat giliran hari rabu bersama dengan patner si mungil.

Hari rabupun tiba dan aku bersam mungil harus siap berada di stand pendaftaran yang sudah dibuka sedari pagi. Ternyata yang membuka stand adalah pak ketua dan wakilnya. Serta ada satu makhluk yang tak asing lagi dimataku yaitu Harry. Setelah kami datang pak ketua dan wakil ketua pergi dan menyerahkan tempat pada kami sepenuhnya.

Setelah mereka pergi kemudian percakapan yang tak harmonispun tak terelakkan lagi.
Lia       : Bagus lho mas motornya, hampir mambunuhku kemarin.
Harry  : Iyakah, baguslah itung-itung buat latihan jantung.
Lia       : nggak pengin dibenerin tuh motornya ?
Harry  : nggak kan asik buat bikin jantungdeg-degan
Dan bukannya minta maaf malah semakin meledek, dan membuatku semakin geram. Tapi tanpa terasa percakapanpun berlanjut hingga pembahasanpun semakin asyik. akhirnya terjadilah perkenalan itu dan kamipun bertukar cp.
Semakin berlalu aku dan dia semakin dekat, juga semakin mengenal satu sama lain. Dia jomblo sudah sejak 5 atau 6 bulan yang lalu. Dia putus karena ceweknya yang berada dikampung memiliki cowok lain dan membohonginya tentang itu. Dia mengetahui semuanya dari temannya yang mengatakannya padanya dengan alasan kasihan melihat ia yang setia namun ceweknya mempermainkannya. Dan akupun percaya semua cerita itu tanpa curiga sedikitpun.

Sepulang kuliah segera aku menuju perpustakaan kampus yang tidak teralu jauh dari fakultasku. Aku memang suka mengunjungi perpustakaan saat waktu luang atau saat aku memiliki banyak tugas rumah. Sesampainya di perpus seperti biasanya sebelum memulai aktivitas lain facebook lah yang pertama kali akan ku kunjungi. Membuka notif, membuka profil Harry dan gubrakk ... mataku melotot sebisanya menemukan akun seorang cewek yang memakai photo profil berdua dengan Harry. Hmm siapa dia ? kubuka dan terus kubuka sampai semua foto dan statusnya. Ada yang mencurigakan ungkapku, kalau dia mantannya tidak munkin dia masih memakai foto bersama Harry. Atau aku yang dibohongi ? segera kuabaikan facebook dan sms dia untuk  mencari jawaban itu.
Aku belum lama mengenalnya tapi dia berani berbohong. Aku menyimpulkan dari semua bukti yang kutemukan, tapi masih banyak diam. Dia membalasnya dan berkata bahwa mantannya yang terakhir adalah Adetiana, tapi tetap tak kupecaya karena dalam akun yang kulihat adalah Lheya. Wah ini semakin terlihat tidak beres. Dia juga mengatakan kalau ceweknya tidak mau diputusin dan masih menginginkan dia kembali serta menenangkanku dengan berkata dia hanya masa lalunya. Hmm oke . Bukti masih belum cukup dan aku masih aman-aman saja.

Aku menerka-nerka apa yang akan terjadi antara aku dan Harry diliburan selama 3 minggu ini. Cukup lama untuk pasangan yang masih baru berumur 20 hari. Dan semuanya benar terjdi, sms aku nggak dibalas telvon nggak diangkat bahkan beberapa kali tidak aktiv. Pertanyaannya adalah why ?

Tanpa disadari hatiku sakit dibuatnya. Kenapa dia harus melakukan itu kepadaku ? mungkin baginya aku hanyalah perempuan bodoh tidak berguna dan mudah dibohongi, tapi dia harus tahu aku lebih dari itu. Saat itu ku coba sekali lagi telvon dia, dan kali ini aku merahasiakan nomorku. Beberapa saat menunggu dan ternyata cewek yang mengangkatnya, dia mengaku padaku dia adalah cewek Harry dan aku hanya bodoh mau ditipunya. Sebenarnya aku tahu tapi hatiku tak mau tahu sampai akhirnya akhirnya Harry memberitahuku bahwa yang mengangkat telvonnya adalah temannya yang iseng. Tapi bagiku adalah alasan basi. Playboy tetap saja playboy, srigala tak mungkin menjadi domba.

Sekali lagi ku sms dan ku telvon hasilnya sama, hanya kata kata hinaan yang aku dapat. Hanya kata-kata yang membuatku bingung membuatku galau harus yakin atau tak yakin harus pergi atau tinggal dan harus tetap atau menghilang. Namun saat kubuka facebook cewek itu memberiku kata-kata kasar, kata-kata yang tak pantas diucapkan apalagi dilontarkan padaku. Satu menit kemudian facebookku diblok dari fb_nya dan fb Harry. Lalu dimana cowok ku? cowok ku yang berkata sayang dan berkata yang perhatian beberapa waktu lalu? mungkin kini sudah diambil orang. Aku ingat-ingat lagi kisahku yang lalu dan aku tak pernah sekalipun merebut pacar orang apalagi sampai memaki-maki seperti itu.

Satu hari, dua hari dan hari-hari selanjutnyapun telah pergi. Namun dia tak ada disini mungkin menghilang, atau mungkin lebih tepatnya menghindar. Semua ini memang harus berakhir dengan diakhiri atau tanpa diakhiri. Namun jika dia tetap menghilang maka kisah ini akan berakhir dengan sendirinya. Walau aku tahu penjelasan itu pasti akan datang, mungkin hari ini, esok atau bahkan tidak akan pernah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar