![]() |
| love rain |
Lelah ....
Alasan yang
sangat tidak mutu itu membuatku ingin marah dan ingin membunuhnya. Kenapa harus
saat ini ? kenapa tidak besok saja setelah kami selesai KKN ? mungkin dia
merasa membutuhkan sandaran atas apa yang dia rasakan tapi kenapa sangat tanpa
hitungan menit? Benci benci benci dan ingin ku luapkan semua kekesalanku
padanya yang sangat tidak sopan membuatku patah hati.
Tiga tahun
lalu ku mengenalmu dengan tanpa kata dan tanpa sapa. Kukira takdir yang
mempertemukan kita dan menjadikanmu sahabat hidupku, aku ada untukmu dan kamu
ada untukku bahkan dibanyak moment kurasa begitu, atau hanya perasaanku saja
itu diluar batas pengetahuanku. Aku tahu kamu sangat berarti dihidupku walau
dengan tanpa sengaja, namun aku sadar kamu begitu berarti dihidupku bahkan
sampai saat ini saat kamu hendak meninggalkanku.
Sungguh
egois diri ini, memilikinya tapi tak ingin kehilanganmu. Kaget dan tak percaya
saat kulihat cincin emas melingkar di jari manis kananmu. Walau tak begitu
yakin tapi hatiku sakit menyaksikan kamu milik orang lain walau aku juga tak
mengijinkanmu memilikiku. Aku tahu aku pasti kehilanganmu suatu saat nanti tapi
sangat kuharap bukan saat ini disaat aku membutuhkanmu.
Perasaan
ini sungguh sulit dipercaya, aku bingung sikap seperti apa yang harus aku tunjukkan
dihadapanmu nanti saat ku menemui waktu denganmu? Kuharap aku tetap bisa seperti
aku yang sangat tak mau tau akan hidupmu. Jujur aku sungguh turut bahagia
dengan kebahagiaanmu hanya memerlukan waktu untuk itu.
Sahabatku,
, , aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, bila itu pilihanmu aku yakin
kamu telah memikirkannya masak-masak. Seperti katamu “Memilh apa yang telah
menjadi pilihan” dan semoga pilihanmu adalah yang terbaik diantara pilihan yang
baik. Dan aku yakin dia menjadi makmum yang dapat memberikan cahaya menuju
syurga Nya. Amin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar