| Rafting oyo 17 januari 2014 |
Kutemukan
lagi satu keluarga harmonis yang membuka pelukannya untuk kemudian ku dekap.
Yang membuka sedikit pintunya untuk kemudian ku masuk. Dan membuka
selebar-lebarnya hati untuk ku berdiam didalamnya. Mereka adalah keluarga “DPP
TIK” kata mas Iip yang berperan sebagai mbah didalam keluarga ini. Mereka tak
perlu tali untuk saling mengikat, mereka tak butuh gelar untuk saling
menghormati, dan mereka juga tak melihat untuk mempermasalahkan perbedaan kami. Tapi satu yang ku tahu dan
paling kusuka bahwa mereka saling memiliki satu sama lain.
Kemarin aku
merasa ragu akan mereka, aku ingin menghindar bahkan pergi. Namun “Hidup adalah
Memilih” kata-kata mas fasthea selaku senior juga ayah kami setelah mbah Iip.
Oleh karenanya aku memilih tuk masuk dalam lingkaran keluarga ini dan hidup
berdampingan dengan mereka. Aku mungkin belum mengenal mereka satu persatu tapi
aku tahu mereka lebih dan telah mengenalku. Aku bukan orang pandai, aku tak
punya sesatu yang bisa kubagi dengan mereka, mungkin aku hanya seperti duri
dalam mawar merah namun aku yakin kan
membuat mawar itu indah dan melindunginya dengan duriku.
Hari ini
tanggal 18 januari 2014 adalah evaluasi dan pembubaran panitia DPP TIK 2013
yang terdiri dari mas Anggi, mas Fadli, Mas Zaki dan mas Tria. Acara
makan-makan bersama sebagai tradisi keluarga tetap masih dilakukan serta
jalan-jalan sebagai tuntutan dan ajang kekrabanpun tak ketinggalan serta
outbond yang dilaksanakan untuk menjadikan kami semakin dekat.
Acara
dimulai dengan mendatangi “Panca Wisata” di gunung kidul. Kami memasuki Goa
Pindul dan Rafting Oyo. Kemudian bermain air dengan puas di sungai sepanjang 2
KM yang biasa disebut “ Kamar Mandi 2 KM” begitu penjelasan dari pak Naryo dan
Pak Mandut sebagai pemandu perjalanan kami. kemudian tak kami lewatkan pula “
Air Terjun Pengantin” yang berada di tepi sungai ketika kami telah menempuh
setengah perjalanan. Lalu aksipun tak terelakkan terjun dari ketinggian yang
cukup menegangkan, itu sih mereka aku ya cuma nonton. Setelah finish kami
melanjutkan perjalanan menuju Homestay kami di langgeran yang cukup jauh dari
panca wisata.
Pukul 17.30
kami sampai dengan lelahnya di Homestay yang dimaksud. Kami beristirahat
sembari menyiapkan acara evaluasi dan
dan pemilihan ketua baru DPP TIK. Ba’da isya kamipun memulai evaluasi,
dan alhasil Arif Yuswanto sebagai Ketua Baru yang terpilih. Acara penyerahan
jabatan secara simbolik telah usai
akhirnya tiba saatnya membuat ayam bakar untuk makan malam. Dan dilanjutkan
sharing sharing terkait DPP dan sekitarnya. Hingga waktu menunjukkan
pukul 02.00 WIB kami dan kami kembali pada kamar masing-masing untuk memejamkan
mata.
Keesokan
paginya perjalananpun berlanjut ke “Gunung Api Purba” untuk sebuah pendakian
kecil. Disebut pendakian kecil dikarenakan
perlu 5kali naik turun gunung untuk setara dengan satu kali puncak gunung
sumbing. Tapi untuk pemula sangat bagus untuk menurunkan berat badan hingga tak
usah diet lagi. Dalam pendakian ini mbah Iip dan Pak fasthea telah menyiapkan
outbond bagi kami semua. Dan alhasil tawa yang lepaspun terjadi serta usaha
yang dilakukan untuk mencapai rasa saling memilikipun berhasil.
Akhirnya
perjalanan yang sangat menyimpan banyak kesanpun diakhiri. Inilah awal kami pantia angkatan baru untuk mempertahankan
prestasi serta menumbuhkan rasa cinta keluarga yang harus tetap kami jaga dan
tidak boleh sampai hilang. Semoga ini langkah dan pilihan yang baik untukku.
Karena aku sayang kalian .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar