Setiap kata dan setiap rasa akan berakhir pada sebuah pikiran.
Dimana ia memikirkan sejalan dengan putaran waktu yang kian menjauh.
Aku membuat pengakuan begitu sulitnya lari dari kata-kata.
Aku tak ingin selalu percaya tapi hati membenarkan.
Lalu apakah aku harus berhenti melangkah setelah sekian jarak yang aku tempuh?
Aku mulai mengeluh dengan semua ini, mulai lelah untuk tetap berjalan.
namun aku harus memegang prinsipku karena kebahagiaan sedang menungguku disana,
Aku ingin bercerita namun pada siapa ?
angin berhembus tiap kusapa, bulan meredup tiap ku panggil, hanya bintang kecil_lah yang mendengarkan namun ia hanya diam tanpa suara.
Kau seperti Langit Biru saat mendung dan aku lah matahari itu,
Kau cerah kau ceria namun karena alam kamu menjadi hitam dan membuatku gelisah,
Apa yang harus matahari lakukan ?
Apakah ia harus meninggalkanmu?
atau menunggumu sampai saat hujan reda ?
aku yaqin hujan kan reda namun apakan aku masih disana saat itu ?
hufft aku merasa lelah ,,,
ingin pergi sejenak meninggalkan ini semua ..
namun malam hari masih terlalu lama ,
Kamu begitu indah untuk ku tinggalkan namun begitu menyesakkan untuk ku tetap bertahan.
Kamu yang mengerti aku namun tak tau yang ku mau ,
kamu yang tau yang ku mau namun kau tak ingin,
kau anggapku merasa cukup, membuatku tak bisa mengharapkan lebih.
Aku ingin menangis namun apa yang kutangisi, aku ingin tersenyum namun begitu sakit,
Ku ingin pergi namun takut ingin kembali lagi.
sekarang aku hanya ingin kamu mengerti bahwa mataharimu masih menanti disini disaat nanti aku kan bersinar denganmu yang ceria.
Dimana ia memikirkan sejalan dengan putaran waktu yang kian menjauh.
Aku membuat pengakuan begitu sulitnya lari dari kata-kata.
Aku tak ingin selalu percaya tapi hati membenarkan.
Lalu apakah aku harus berhenti melangkah setelah sekian jarak yang aku tempuh?
Aku mulai mengeluh dengan semua ini, mulai lelah untuk tetap berjalan.
namun aku harus memegang prinsipku karena kebahagiaan sedang menungguku disana,
Aku ingin bercerita namun pada siapa ?
angin berhembus tiap kusapa, bulan meredup tiap ku panggil, hanya bintang kecil_lah yang mendengarkan namun ia hanya diam tanpa suara.
Kau seperti Langit Biru saat mendung dan aku lah matahari itu,
Kau cerah kau ceria namun karena alam kamu menjadi hitam dan membuatku gelisah,
Apa yang harus matahari lakukan ?
Apakah ia harus meninggalkanmu?
atau menunggumu sampai saat hujan reda ?
aku yaqin hujan kan reda namun apakan aku masih disana saat itu ?
hufft aku merasa lelah ,,,
ingin pergi sejenak meninggalkan ini semua ..
namun malam hari masih terlalu lama ,
Kamu begitu indah untuk ku tinggalkan namun begitu menyesakkan untuk ku tetap bertahan.
Kamu yang mengerti aku namun tak tau yang ku mau ,
kamu yang tau yang ku mau namun kau tak ingin,
kau anggapku merasa cukup, membuatku tak bisa mengharapkan lebih.
Aku ingin menangis namun apa yang kutangisi, aku ingin tersenyum namun begitu sakit,
Ku ingin pergi namun takut ingin kembali lagi.
sekarang aku hanya ingin kamu mengerti bahwa mataharimu masih menanti disini disaat nanti aku kan bersinar denganmu yang ceria.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar